Roti Boy

Jadi ceritanya suamiku yang suka banget sama roti itu, minta dibikinin roti boy. “Bisa nggak?” katanya suatu hari. Wah, dalam hati keder juga, baru mulai baking, udah disuruh bikin roti boy yang dalam bayanganku kayaknya susah. Akhirnya saya searching-searching, dan ketemu lah resep yang kayaknya oke di CakeFever.com. Jadi tak coba deh… ternyata berhasil! Yippie!

Karena ovennya kecil, saya cukup bikin sepertiga adonan, itu bisa jadi 5 buah roti boy ukuran gede-gede. Dan yang menyenangkan, setiap habis bikin langsung lariss manisss, hihihi…

Ini roti boy yang kempes itu, padahal pas di oven sudah mengembang "sempurna", hehe

Kalau mau coba, monggo resepnya:

Bahan-bahan

500 gram tepung terigu protein tinggi
100 gram gula
11 gram ragi instant
½ sdt bread improver – aku nggak pakai
4 butir kuning telor
200 ml air es
½ sdt garam
100 gram mentega

Cara Membuat:

  1. Campur semua bahan kering, kecuali garam, aduk rata
  2. Masukkan air es dan telur, aduk dan uleni sampai rata.
  3. Masukkan mentega dan garam, ulenisampai kalis elastis.
  4. Diamkan adonan hingga mengembang 2 kali. Ini sangat tergantung kehangatan suhu ruang. Di tempatku yang udaranya dingin, nunggu bisa sampai 1 jam.
  5. Setelah mengembang, kempiskan. Ambil adonan seukuran yang diinginkan, sekitar 40-50 gram. Bulatkan, gepengkan, isi dengan butter beku.
  6. Tutup, bulatkan lagi. Biarkan mengembang lagi sekitar 30-60 menit.
  7. Setelah mengembang, semprotkan topping yang dimasukkan ke piping bag (plastik segitiga), semprotkan melingkar seperti obat nyamuk.
  8. Oven 20 menit dengan suhu 180

Bahan Topping

50 gram gula halus
50 gram gula palem
100 gram mentega
80 gram telur (harus ditimbang, agar adonan tidak terlalu cair)
130 gram terigu protein rendah.
5 gram kopi instant + 1 sdm air panas
5 gram essence kopi – aku nggak punya, jadi nggak pakai
Cara membuat:
  1. Kocook gula, mentega dan telur hingga rata
  2. Masukkan terigu dan kopi, aduk rata. Masukkan dalam pipping bag.

Pertama kali bikin, saya kurang lama memanggang roti dalam oven. akibatnya, topping banyak meleleh ke bawah, sehingga yang menempel di roti malah sedikit. lalu, roti saya walaupun sudah mengembang di oven, pas dikeluarkan jadi kempes. Hihihi… Pada pembuatan berikutnya, saya panggang roti agak lama, hasilnya topping jadi lebih kokoh.

Over all roti di resep ini sangat empukkkkk…. dan enakkkkk bangettttt…. hihihi ini bukan lebay, tapi beneran. Walaupun tanpa bread improver yang berguna untuk bikin roti lembut itu, kalau kita bisa nguleni sampai betul2 kalis elastis, jadinya okee banget… suamiku dan anakku nyatanya sukaaa sekali…

Roti ini juga bisa disimpan, kalau mau dimakan, tinggal dipanasin ke oven sebentar saja, maka rotinya akan empuk lagi…

Yang ini roti boy dengan topping yang kokoh. Motonya seadanya karena sudah ngantuk, udah tengah malem, hihi

Tips:

  • Menyemprotkan adonan topping dengan piping bag jangan seperti yang ada pada foto saya ini, nanti banyakan adonan yang turun. fokus di bagian atas roti saja, karena mereka akan turun tanpa disuruh ketika di dalam oven, hehe
  • Telur untuk adonan topping kalau bisa lebih banyak putih telurnya, pakai sisa telur untuk bikin rotinya aja. Ternyata toppingnya lebih kokoh kalau pakai banyak putih telur daripada kuning. Kalau putih telur saja mungkin bisa ya, tapi saya belum pernah nyoba.
  • Air es yang digunakan untuk buat roti, harus air yang dikasih es, bukan sekadar air dingin dari kulkas ya. Sebelumnya saya pernah nyoba bikin roti pakai susu hangat, hasilnya nggak begitu bisa ngembang dan tekstur roti tidak selembut ini.

2 pemikiran pada “Roti Boy

    1. Halo mas Ryan, maaf baru bisa balas… berdasarkan hasil percobaanku, utk rotiboy lebih bagus teksturnya kalo pake air es, karena bikin tekstur rotinya lebih ringan. Untuk metode tangzong, bisa bikin roti teksturnya lebih lembut dan lembab lebih lama, tapi memang rotinya lebih “berat”..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s